Sabtu, 16 Agustus 2014

Batang Hari Diantara ‘Pertarungan’ Olahraga dan Politik.




PADA tahun 2015 mendatang, Kabupaten Batang Hari akan menghadapi tiga momen penting yang tidak bisa dielakan. Ketiga momen itu adalah dua momen politik (baca-Pemilukada) dan satu momen olahraga. Untuk pemilukada adalah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi periode 2015-2020 digelar sekitar april 2015 dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Batang Hari periode 2016-2021 sekitar Oktober 2015. Sementara Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jambi XXI bakal padar mei ditahun yang sama. Kesimpulannya, penyelenggaraan PORPROV berada diantara dua momen pemilukada.

Sebagai tuan rumah yang ditunjuk untuk melaksanakan even olahraga terbesar di Provinsi Jambi itu, Kabupaten Batang hari sendiri terus melakukan penyempurnaan baik tehnis, maupun sarana dan prasarana. Untuk masalah tehnis, Panitia Pelaksanan PORPROV Jambi XXI/2015 dan Panitia Besar PORPROV Jambi XXI/2015 telah dibentuk, meski saat ini masih menunggu pengesahan dari Provinsi Jambi. Sementara untuk sarana dan prasarana, Kabupaten Batang Hari bersama KONI dan Pemkab Batang Hari terus melakukan penyempurnaan venue-venue atau fasilitas gedung olahraga, seperti GOR Basket, Bulutangkis, Renang, lapangan Sepakbola, dan arena cabor lainnya termasuk GOR serbaguna yang saat ini proses pembangunan telah dimulai. Disamping itu, 18 sarana pendidikan yang akan digunakan untuk menampung peserta kontingen dari 11 kabupaten/kota juga telah disiapkan dan akan disempurnakan fasilitas pendukungnya.

Sebagai kabupaten tertua di Provinsi Jambi, sudah sewajarnya Kabupaten Batang Hari akan menjadi tuan rumah yang baik dengan memberikan kualitas penyelenggaraan dan peningkatan kuantitas prestasi. Tidak seperti penyelenggaraan PORPROV sebelumnya, KONI Batang Hari sudah mengawali pencarian ikon PORPROV Jambi, dengan menggelar sayembara desain maskot dan logo PORPROV XXI/2015 pada bulan mei hingga juni 2014 yang disemarakan 95 desain yang masuk berasal  dari 44 peserta di sembilan Provinsi di Indonesia, yakni Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Sementara peserta dari dalam Provinsi Jambi sendiri datang dari Kabupaten Batang Hari, Muarojambi, Bungo, Tanjab Timur, Tanjab Barat, Kerinci dan Kota Jambi. Untuk pemenang sayembara kategori logo atasnama SYAHRIAL SURYANDANA dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Sementara pemenang kategori maskot atasnama EDI DHARMA dari Kota Jambi, Jambi.

Selain menyempurnakan persiapan penyelenggaraan, KONI Batang Hari sendiri secara internal telah menyiapkan atlit-atlit yang akan berlaga di PORPROV nanti. Hal ini ditandai dengan dimulai proses seleksi atlit-atlit Kabupaten Batang hari melalui proses training centre (TC) atau pemusatan latihan berjalan yang dibuka resmi Bupati Batang Hari Sinwan SH, 12 Agustus 2014 lalu. TC jalan itu digelar akan agustus hingga desember 2014. Selanjutnya, hasil seleksi tahap pertama itu akan dilanjutkan pada TC terpusat pada bulan februari hingga april 2015. Dimana sebanyak 28 cabang olahraga (cabor) yang akan menjalani seleksi dan TC berjalan pada agustus hingga desember 2014 adalah sepak bola, bola voli, pencak silat, angkat besi dan binaraga, tenis, tenis meja, tae kwon do, atletik, renang, sepak takraw, karate, tarung drajat, billiar, gulat, kempo, balap motor, panahan, bulu tangkis, catur, dayung, panjat tebing, balap sepeda, bola basket, drum band, tinju, wushu, bridge dan judo. Dari 28 cabor tersebut tercatat 461 kelas dengan melibatkan 737 orang terdiri 649 atlit, 88 pelatih yang akan diawasi 46 orang dari unsur pengurus KONI Kabupaten Batang Hari.

Sebagai tuan rumah, KONI dan Pemkab Batang Hari sudah menyampaikan laporan kesiapan selaku tuan rumah pada Rapat anggota tahunan (RAT) KONI Provinsi Jambi di Hotel Aston 16-17 Juni 2014 lalu dihadapan peserta RAT dan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AS Budianto. Semua pihak sangat berharap dengan penyelenggaraan PORPROV Jambi kali ini bisa menjadi percontohan dan tolak ukur bagi daerah lainnya.

Bagaimana dengan hiruk pikuk Pemilukada. Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi saat ini baru dua nama yang muncul kepermukaan , yakni Hasan Basri Agus/HBA (Gubenur Jambi) dan Zumi Zola(Bupati Tanjab Timur), sementara di Pemilukada Batang Hari, sejumlah nama beredar di masyarakat, diantaranya. diantaranya. Sinwan SH (incumbent/politisi), Yazirman, SE, M.Si (birokrasi), Ir. Syahirsah SY (politisi), H. Arzanil (pengusaha), Drs. H. Ali Redo (birokrasi), Camelia Puji Astuti(putri H.Hasip Kalimuddin Syam), Hasbi Ansori SE, MM (politisi), Jasasilla, SE (politisi), Supriadi, ST (politisi), Drs. H. Fathuddin Abdi, Sm.Hk, MM (tokoh masyarakat), H. Ardian Faisal SE, M.Si (birokrasi), Ir. Erpan, ME(mantan birokasi), Zarkasih, SKM, Sugiono (politisi).
Penulis yang pernah bergelut di dunia jurnalistik dan penyelenggara pemilu, sangat merasakan tarik menarik dan intervensi kepentingan yang kuat khususnya didunia politik (baca-momen Pemilukada) apalagi menjelang,  saat dan sesudah penyelenggaraan pemilukada. Biarlah dunia politik masuk ke wilayah politik dan dunia olahraga masuk ke wilayah olahraga, dan satu sama lain jangan dicampuradukan. Biarkan Olahraga di Provinsi Jambi berkembang dan mengembalikan kejayaan Olahraga Jambi. Saya yakin, para pengurus KONI baik di Provinsi Jambi dan Kabupaten/kota yang sebagaian ada berlatarbelakang pengurus partai politik akan mampu memilah secara bijak dan menempatkan sesuatu secara proprosional dan profesional dalam mewujudkan program merpati emas 2016 dan program prima KONI Pusat, sekaligus mensukseskan Pemilukada seperti pepatah sekali mendayung dua pulau terlampau. Salam Olahraga...!!!. (M.ARIS, SH/Pengurus KONI Kabupaten Batang hari 2014-2018).

Hadapi PORPROV, 649 Atlit Batang Hari Jalani Pemusatan Latihan





JAMBI – Sebanyak  649 atlit dari 28 cabang olahraga akan menjalani pemusatan latihan secara bertahap. Proses pemusatan latihan berjalan tersebut resmi dibuka Bupati Batang Hari Sinwan, SH dihalaman Stadion KONI Kabupaten Batang Hari, Selasa sore kemarin (12/8).
“Dari 28 cabor tersebut tercatat 461 kelas dengan melibatkan 737 orang terdiri 649 atlit, 88 pelatih yang akan diawasi 46 orang dari unsur pengurus KONI Kabupaten Batang Hari,” ungkap H. Arzanil, Ketua Umum KONI Batang Hari.
28 cabor yang diikutsertakan dalam pemusatan latihan itu, sebut Arzanil adalah sepak bola, bola voli, pencak silat, angkat besi dan binaraga, tenis, tenis meja, tae kwon do, atletik, renang, sepak takraw, karate, tarung drajat, billiar, gulat, kempo, balap motor, panahan, bulu tangkis, catur, dayung, panjat tebing, balap sepeda, bola basket, drum band, tinju, wushu, bridge dan judo. “Proses pemusatan latihan berjalan akan dimulai agustus hingga desember 2014. Lalu,  hasil seleksi tahap pertama itu akan dilanjutkan pada pemusatan latihan terpusat februari hingga april 2015,” Jelas Arzanil.

Untuk itu, kata Arzanil, kepada seluruh atlit, pelatih dan pengawas yang terlibat dalam proses seleksi dan pemusatan latihan tersebut dapat memanfaatkan moment ini untuk bersaing secara fairplay dan menjunjung tinggi sportivitas olahraga. Sehingga atlit yang terseleksi adalah betul atlit-atlit berkualitas. “Saya minta kepada pengawas dalam proses seleksi itu, bekerja semaksimal mungkin, agar proses yang kita harapkan bisa terwujud sesuai harapan,” pintanya.
Sementara itu, Bupati Batang Hari, Sinwan SH, menegaskan bahwa sebagai tuan rumah pada PORPROV Jambi XXI tahun 2015 mendatang, agar semua pihak termasuk SKPD-SKPD bisa memberikan dukungan maksimal mensukseskan penyelenggaraan pekan olahraga terbesar di Provinsi Jambi ini. “Saya minta jajaran Pemkab Batang Hari memberikan dukungan penuh dalam mensukseskan penyelenggaraan PORPROV Jambi XXI mendatang,” tegasnya.
Kepada para atlit-atlit yang menjalani proses pemusatan latihan ini, harap bupati, agar bersungguh-sungguh dalam latihan, sehingga target yang ingin kita capai bisa tercapai tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tapi juga sukses dalam pembinaan prestasi.
Pada pembukaan seleksi dan pemusatan latihan tersebut, pada kesempatan itu, dilaksanakan penyerahan hadiah pemenang sayembara maskot dan logo PORPROV Jambi XXI/2015. Untuk pemenang sayembara kategori logo atasnama Syahrial Suryandana dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Sementara pemenang kategori maskot atasnama Edi Dharma dari Kota Jambi, Jambi.
Untuk diketahui, sayembara maskot dan logo PORPROV Jambi XXI/2015 disemarakan 95 desain yang masuk berasal  dari 44 peserta di 9 Provinsi di Indonesia, yakni Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Sementara peserta dari dalam Provinsi Jambi sendiri datang dari Kabupaten Batang Hari, Muarojambi, Bungo, Tanjab Timur, Tanjab Barat, Kerinci dan Kota Jambi.(*/Muhammad Aris/KONI Batang Hari).

Jumat, 15 Agustus 2014

Pemenang (Pemilu 2014), Kemenangan Separuh Jiwa.




PASCA pemungutan suara pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota 9 April 2014 sudah bisa tergambarkan partai politik mana yang berhasil meraih suara terbanyak pada pemilu yang ke-11 ini. Meminjam data hasil quick count Cyrus-CSIS pada Kamis, 10 April 2014 pukul 18: 39 WIB yang dikutip dari portal detiknews menunjukkan dari 99, 60 sampel yang masuk menempatkan PDI Perjuangan berada di posisi teratas diperolehan suara 18,90 % disusul Golkar 14,30 % lalu Gerindra 11,80 % selanjutnya Demokrat 9,70 %, PKB 9,20 %, PAN 7,50 %, Nasdem dan PKS 6,90 %, PPP 6,70 %, Hanura 5, 40 %, PBB 1,60 % dan PKPI 1,10 %. Hasil quick count Cyrus-CSIS tersebut tidak jauh berbeda dengan lembaga survey lainnya, yang menempatkan partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri itu berada diposisi puncak dalam perolehan suara nasional.  Meski demikian, sejumlah pimpinan partai politik peserta Pemilu 2014 tetap masih menunggu Keputusan resmi KPU RI.
Butuh Koalisi
Berkaca dari hasil quick count sejumlah lembaga survey tersebut, PDI Perjuangan belum mampu memenangi Pemilu 2014 secara mutlak (belum mampu meraih minimal 25 persen) perolehan suara sah secara nasional, sehingga kemenangan PDI Perjuangan oleh penulis disebut kemenangan separuh jiwa. Alasannya, bila berbicara pada persyaratan pencalonan pada pemilihan presiden dan wakil presiden, PDI Perjuangan masih butuh dukungan (baca-koalisi) dari partai politik lain untuk bisa memajukan satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, karena perolehannya suaranya masih dibawah 25 persen. bertititolak pada pasal 4 UU No. 42 tahun 2008 tentang pemilihan presiden dan wakil presiden berbunyi: “Pasangan calon presiden dan wakil presiden, selanjutnya disebut pasangan calon, adalah pasangan calon peserta pemilu presiden dan wakil presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang telah memenuhi persyaratan.” Selanjutnya, pasal 9 Undang-undang yang sama menegaskan : “Pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota DPR, sebelum pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden.”
Bila merujuk defini koalisi mengutip dari wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, bahwa koalisi adalah persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mana dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Sementara bila mengacu kepada Bab I pasal 1 ayat 3 UU No. 42 tahun 2008 lebih dipertegas dengan pengertian gabungan partai politik yang menjelaskan gabungan dua partai politik atau lebih yang bersama-sama bersepakat mencalonkan satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Dengan demikian dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden RI nanti , tidak ada satu partai politik peserta Pemilu 2014 yang mampu mengusung satu pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, karena bila berkaca pada gambaran hasil quick count sejumlah lembaga survey pada Pemilu 9 April 2014 lalu, tidak ada partai politik yang mampu meraup suara sah secara nasional minimal atau diatas 25 persen. Bahkan PDI Perjuangan yang berada diposisi teratas hanya mampu meraup dibawah 20 persen perolehan suara nasional (hasil quick count sejumlah lembaga survey). Mengacu pada UU No. 42 tahun 2008 tersebut,  pengusulan pencalonan pasangan calon presiden dan wakil presiden RI bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, berdasarkan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR. Kedua, memperoleh 25 persen dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota DPR.
Pasangan Perseorangan tertutup.
Bagaimana peluang bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2014 mendatang? Bila mengacu kepada putusan MK-RI No. 38/PUU-X/2012 tertanggal 26 Juni 2012 pasangan calon perseorangan (independen) tertutup peluangnya, sehingga yang berhak untuk mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden hanya dari partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2014 yang berhasil meraih perolehan suara minimal 3,5 persen secara nasional dan memenuhi ketentuan pasal 9 UU No. 8 tahun 2012.
Diuntungkan putusan MK-RI.
Beruntung putusan MK-RI No. 52/PUU-X/2012 tertanggal 29 Agustus 2012 membatalkan pasal 8 ayat 1 dan 2 dan penjelasannya, 17 ayat 1 dan penjelasannya, 208, 209 ayat 1 dan 2 UU No. 8 tahun 2012 tentang Pemilihan anggota DPR, DPD, DPRD. Keputusan itu memberikan keuntungan bagi partai politik yang tidak mampu meraih perolehan suara minimal 3,5 persen secara nasional. Sehingga parpol tersebut  masih diperbolehkan diikutkan dalam penentuan  perolehan kursi pada tingkatan DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, meskipun partai politik pada tingkat nasional (DPR RI) tidak mampu memenuhi minimal ambang batas 3,5 persen perolehan suara secara nasional artinya bila ada partai politik peserta pemilu yang tidak mampu meraup minimal 3,5 persen suara nasional tidak perlu berkecil hati, karena masih ada peluang menempatkan wakilnya ditingkat provinsi (DPRD provinsi) dan kabupaten/kota (DPRD kabupaten/kota).
Keputusan resmi KPU RI
Siapa sebenarnya partai politik peserta Pemilu 2014 yang berhasil meraup perolehan suara terbanyak?. Mengacu kepada Peraturan KPU RI No. 21 tahun 2013, KPU RI baru akan menetapkan Hasil Pemilu Secara Nasional 7 - 9 Mei 2014, setelah melalui proses rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara secara berjenjang mulai dari tingkat TPS, PPS, PPK, KPU kabupaten/kota dan  KPU Provinsi artinya patokan hasil penetapan suara pada Pemilu 2014 resmi ditangan KPU RI. Untuk tingkat PPS/PPLN Rekapitulasi hasil penghitungan suara  digelar 10-15 April 2014, PPK 13-17 April 2014, KPU Kabupaten/kota 19- 21 April 2014 dan KPU Provinsi 22 - 24 April 2014. Sementara, penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPR serta DPD dilaksanakan 11 - 17 Mei 2014, Tingkat provinsi 11- 13 Mei 2014 dan tingkat kabupaten/kota 11 - 13 Mei 2014. Kita tunggu saja, Apapun hasilnya, itulah pilihan rakyat Indonesia dan harus kita hargai(*).

*****

*Penulis adalah mantan anggota KPU Batang Hari 2008-2013 dan Sekretaris Visi Politika Indonesia tinggal di Muara Bulian, Batang Hari.

INILAH DESAIN LOGO PEMENANG SAYEMBARA LOGO PORPROV JAMBI XXI/2015


INILAH DESAIN MASKOT PEMENANG SAYEMBARA MASKOT PORPROV JAMBI XXI/2015

PEMENANG SAYEMBARA MASKOT PORPROV JAMBI XXI/2015


PEMENANG sayembara maskot PORPROV Jambi XXI/2015 atasnama Edi Dharma dari Kota Jambi, Provinsi Jambi. Edi Dharma sendiri dilahirkan di Jambi, 21 Februari 1982, saat bersangkutan tinggal di Jalan Teuku Sulaiman RT 027 Kelurahan Tambak Sari, Jambi Selatan, Kota Jambi

PEMENANG SAYEMBARA LOGO PORPROV JAMBI XXI/2015



Pemenang Sayembara Logo PORPROV Jambi XXI/2015 atasnama SYAHRIAL SURYANDANA dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Dia dilahirkan di Jember, 28 Februari 1983 yang saat ini berdomisili di Tambak Wedi Baru 3/46 RT 005/003 Kelurahan Tambak Wedi, Kecmatan Kenjeran, Kota Surabaya - 60126. PORPROV Jambi XXI akan digelar di Kabupaten Batang Hari tahun 2015.